Bambang sutrisno Kepala Badan Narkotika Kabupaten Sumenep (foto Hady)

SUMENEP, RPN – Kepala Badan Narkotika (BNK), Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur membantah pemberitaan dan infomasi yang beredar, Kedua Anggotanya yang diamankan Pihak Satuan reserse Narkoba Polres Pamekasan Kamis (18/06/2020).

Menurut Bambang sutrisno Kepala Badan Narkotika Kabupaten Sumenep, keberadaan kedua anggotanya di lokasi yang saat itu Pihak kepolisian Pamekasan Sedang Melakukan penggerbekan di salah satu tempat yang diduga menjadi tempat transaksi Narkoba, terlibat dalam tindak pidana Narkotika melainkan Juga, sedang melakukan Tugas penyelidikan Dugaan tindak pidana Narkotika, yang bersumber dari informasi yang diberikan masyarakat setempat.

“Jadi isu itu merupakan berita tidak benar, memamamg kita memerintahkan anggota BNN Kabupaten Sumenep untuk melakukan Penyelidikan berdasarkan informasi dari masyarakat” terangnya.

Bambang mengakui, bahwa Kedua Anggotanya dengan inisial BS dan BH sedang berada dilokasi kejadian, saat Reserse Narkoba Polres Pamekasan Sedang melakukan penggerebakan, Akan tetapi juga sedang melakukan penyelidikan, bukan terlibat dalam dugaan tindak pidana tersebut serta diakuinya kedua anggotanya tersebut sudah mengantongi surat tugas yaitu berupa Surat Perintah Penyelidikan atas dugaan tindak pidana Narkotika.

“Jadi saat ada di lokasi anggota saya sedang melakukan penyelidikan, tapi bukan dalam arti kata anggota saya melakukan tindakan penyalahgunaan narkoba tidak bisa,” Jelasnya kepada Awak media.

Sedangkan terkait wilayah kerja Badan Narkotika Kabupaten Sumenep, Sebagai legtimasi keberadaan Anggotanya diwilayah hukum polres Pamekasan, Bambang menegaskan bahwa wilayah kerja BNK Sumenep meliputi tiga daerah diwilayah Pulau madura.

“Perlu diketahui kalau wilayah kerja BNN Kabupaten Sumenep bukan Hanya diwilayah Kabupaten sumenep Akan tetapi memiliki tiga wilayah kerja, sumenep, pamekasan, sampang ini merupakan wilayah kerja BNNK Sumenep” Tegasnya.

Baca Juga :  Duaaaarr! Petasan Meledak 4 Pemuda Warga Sumenep Mengalami Luka Bakar dan Luka Sayat

Secara kelembagaan, Pihak Badan Narkotika Kabupaten Sumenep sudah memberikan klarifikasi resmi kepada Pihak Poleres Kabupaten Pamekasan, melalui Wakapolresnya, karena setelah kejadian tersebut Wakapolres Pamekasan Meminta klarifikasi Melalui saluran telfon tentang anggotanya dan keaslian surat perintah penyelidikan yang ditandatangani oleh Kepla BNK Kabupaten Sumenep.

“Wakapolres pamekasan terkait dengan anggota BNN yang ada disana gitu loh, ya saya katakan kalau saya memang sprin surat perintah penyelidikan kepada anggota saya, penyelidkan atas dasar informasi dari masyarakat”. tambahnya.

Dan didalam menindaklanjuti laporan Tersebut, diakuinya memerintah kan kepada dua anggota, Badan Narkotika Kabupaten Sumenep, itu sudah sesui yang disampaikan oleh Bapak Wakapolres Pamekasan dan pada saat penggerebbekan di lokasi tersebut anggota dari BNK Kabupaten sumenep, sudah menunjukkan surat perintah peneyelidikan kepada Kepolisian setempat, yang merupakan legitamasi secara kelembagaan dalam melakukan tugas penyelidikan.

“Ada sprin penyelidikan nya yang disalahkan kalau anggota saya kesana tanpa sprin, itu yg salah dan sangat salah dan menunjukkan sprin tersebut saat sudah ada penggerebekan, iya ditunjukkan dan bapak wakapolres foto ditunjukkan kepada saya betul itu memang tanda tangan saya” Tegasnya.

Ketika dikonfirmasi, mengenai dengan hasil penyelidikan yang di lakukan pihak BNK Kabupaten Sumenep, Bambang Sutrisno Menjelaskan Belum mendapatkan hasil apa-apa, dikarenakan belum melakukan Kegiatan Penyelidikan sudah ada penggerebekan dari pihak Berwajib di daerah setempat.

“Hasil penyelidikan nya gak ada, memang belum wong langsung digerebek ya gak bisa kan,” Imbuhnya.

(Dy)

 13 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of