Demak,RPN – Pemerintah Kabupaten Demak dari Dinas Perdagangan, Koperasi, usaha kecil dan menengah sejak tanggal 10 juni 2020 telah mengeluarkan surat peraturan pelaksanaan jam operasional pasar rakyat di seluruh Kabupaten Demak.

Peraturan pelaksanaan jam operasional pasar didasari adanya peningkatan jumlah paparan atau penularan corona virus disease 19 (Covid-19) terutama dari cluster pasar, dengan harapan dapat mencegah penyebaran covid-19.

Menurut Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Demak Drs. Iskandar Zulkarnain MM dalam surat edarannya nomer 511.2/1061 tanggal 10 juni 2020 menerangkan Pembatasan jam opersaional pasar rakyat dimulai pada pukul 06.00 wib sampai dengan pukul 12.00 wib dari tanggal 12 juni 2020 hingga 9 Juli 2020 yang nantinya akan di evaluasi kembali.

“Pemberlakuan jam pasar rakyat selama 28 hari dengan pertimbangan kelanjutannya akan di evaluasi pelaksanaannya,” ungkapnya.

Polsek Mranggen Demak dalam hal ini sebagai garda terdepan dalam Harkamtibmas wilayah berperan memberikan pengawalan dan monitoring perkembangan situasi kamtibmas di wilayah juga turut mensosialisasikan program pemerintah tersebut. Di pimpin langsung Wakapolsek Mranggen Ipda Sarengat di lokasi pasar rakyat Mranggen. Sabtu (13/6/2020).

“Kami turut menghimbau para pedagang untuk mematuhi peraturan pemerintah yang tujuannya baik yakni untuk mencegah penyebaran covid-19 yang saat ini makin meningkat,” katanya.

Selain jam operasional peraturan juga mengarah pada akses pintu masuk dan keluar pasar satu pintu, serta tetap melaksanakan protokol kesehatan yakni pedagang dan pembeli wajib menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun serta menjaga kebersihan lingkungan pasar dengan menyemprotkan Disinfectant.

Adi

 15 total views,  1 views today

Baca Juga :  Sertu Muhsin, Sang Arsitek RTLH Rumah Ibu Ngatimah

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of