Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sumenep Moh. Ramli (foto. Hadi, Radar Post Nasional )

SUMENEP, RPN – Merebaknya Virus Corona di Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, membuat berbagai agenda dibatalkan atau diundur pelaksanaannya. Termasuk salah satunya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)

Pilkades yang harusnya di laksanakan pada tahun 2020 ini, terpaksa diundur pelaksanaannya ke tahun 2021 mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh. Ramli mengatakan, perubahan jadwal pelaksanaan pilkades mengacu kepada peraturan Bupati yang baru tentang tahapan pelaksanaan Pilkada serentak.

Menurt Ramali, peraturan tersebut diambil dengan mempertimbangkan dinamika situasi dan kondisi serta dinamika regulasi yang terjadi jika pelaksanaan pilkades tetap dilakukan.

“Insyaallah Mulai tahun depan kita akan gelar tahapannya mulai dari sosialisasi pembentukan panitia sampai kepada pelaksanaan pilihannya,” terangnya.Jumat (12/06/2020)

Dikatan oleh Ramli, ada sebanyak 86 Desa di Kabupaten Sumenep baik dari wilayah daratan ataupun kepulauan yang akan akan melaksanakan tahapan pilkades serentak di tahun 2021.

“Untuk pelaksanaanya, kami konsep setelah pelantikan Bupati, kalau pelantikan Bupati bulan Ferbruari, mungkin bisa kami laksanakan antara bulan Mei dan Juni,” terangnya.

Sementara untuk pelaksanaan Pilkades antar waktu, Ramli memastikan akan tetap dilakukan di tahun 2020 ini. Mengingat teknis pemilihannya hanya melalui Forum Musyawarah Desa (Musdes).

“Untuk PAW, seperti di Desa Campur Timur, Kecamatan Ambunten dan Desa Penanggungan, Kecamatan Guluk-Guluk tetap kami laksanakan tahun ini,” pungkasnya.

(Dy/Zain)

 6 total views,  1 views today

Baca Juga :  Solidartis Mahasiswa Sumenep, Dalam Mengurangi Penyeberan Covid-19 Di Sumenep

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of