Surabaya,RPN – Adanya sengketa Tanah dikecamatan rungkut ini membuat masyrakat semakin gelisah tdk tenang dikarnakan masih Ada Petok C yg asli tetapi Ada orang megaku sudan mempunyai sertifikat dan masyarakat banyak yang kuwatir seperti yang dialami orang bertiga ini.

Dimana mereka kompak untuk kerja sama dan mereka patungang membeli Tanah seorang bernama haji Iksan untuk dijadikan usaha akan tetapi ditegah perjalanan Ada seseorang yang mengaku pemilik Tanah tersebut Dan membawa sertifikat serta kebetulan dari tiga orang ini Ada salah satu oknum militer AD aktif.

Serta mengaku mempunyai sertifikat ini melaporkan oknum anggota AD ini ke Dempom V/4 Surabaya dan masih proses sampai sekarang padahal berapa tahun yang lalu sudah Ada Surat penghentian penyedikan yang dikeluarkan oleh panglima tertiinggi AD dengan pimpinan Kasad pusat tetapi ikasus ini tetap berjalan serta dibuka kembali oleh dempom v/4.

Padahal jelas si SP3 ini menyarankan supaya digugat dipegadilan negeri Surabaya sampai menyatakan terbukti secara sah baru bisa dibuka kembali tetapi keputusan tersebut semua tidak dijalankan oleh penyidik Dempom malah salah satu penyidik menyatakan pada media waktu proses wawancara “Semua ini perintah komandan”, Ucapnya.

Apakah benar kalau sudah SP3 dikeluarkan kasus bisa dibuka Tampa mengngugat serta objek Tanah yang sama, masyarakat dalam hal ini yang berperkara cukup kaget atas jawaban penyidik yang mengatakan bisa.

Sejatinya seluruh anggota TNI semestinya harus tunduk pada aturan yang berlaku, seperti pasal 103 KUHPRA.

Sofyan

 95 total views,  1 views today

Baca Juga :  Program PTSL, Ratusan Warga Desa Wates Batang Dipungut Biaya Melebihi Ketentuan

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of