SUMENEP, RPN – Pandemik Corona Virus Diseas 2019 (COVID-19) membawa dampak buruk terhadap sektor Usaha Restoran dan Perhotelan. Hasil Investigasi Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Sumenep mencatat, pada Bulan April dan Mei, Sektor Hotel dan Restoran Anjlok hingga 50%.

” Selama dua bulan terakhir ini, penurunan pendapatan hotel mencapai 43,93% dan 14,9% untuk Restoran”, jelas Suhermanto, Kepala Bidang Pelayanan, Penagihan dan Pendapatan BPPKAD Kabupaten Sumenep, kepada awak media, Kamis (11/06/2020).

Suhermanto menjelaskan bahwa sebelum wabah COVID-19 melanda, pendapatan Hotel di Kabupaten Sumenep rata-rata mencapai 29 juta perbulan. Namun pada dua bulan terakhir turun menjadi 19 juta perbulan.

Sedangkan di Sektor Restoran, menurut Suhermanton, diwaktu normal sebelum COVID-19, Pendapatan Restoran mencapai Rp 1,900.000. Belakangan juga turun menjadi 1,600.000 perbulan.

Masih menurut Suhermanto, pada Tahun 2020 pendapatan Sektor Hotel dan Restoran hanya stabil di triwulan pertama. ” kalau tahun ini cuma bulan januari sampai maret yang pendapatannya lumayan”, Pungakasnya.

Dy/Zain

 5 total views,  1 views today

Baca Juga :  Wujud Keperdulian Sesama Abang Becak DPC PWRI Sumenep Bagi-Bagi Sembako

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of