Jepara,RPN – Babinsa Desa Kedungcino Koramil 01/Jepara Serma Budi S menghadiri rapat desa tindak lanjut progam pencegahan penanggulangan Covid-19 di pendopo Desa Kedungcino, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, semalam (09/06/2020).

Rapat yang dipimpin oleh Petinggi Desa Kedungcino Rohmad, S.E, M.M ini juga dihadiri oleh Carik M Taufik beserta perangkat desa, Bidan desa Ibu Desi, Ketua BPD Ali Saudi beserta anggota, dan Ketua RW dan RT se-Desa Kedungcino.

Dalam kesempatan itu, Petinggi desa menyampaikan bahwa sudah ada 8,5 % warga Desa Kedungcino yang mendapat bantuan baik tunai ataupun berupa sembako. Sementara untuk kuota bantuan dari Pemkab Jepara, pihak Pemdes belum mengetahuinya.

“Semoga warga yang belum mendapat bantuan, bisa diusulkan untuk mendapat bantuan dari pihak Pemerintah Kabupaten Jepara,” ucapnya.

Ia menambahkan, dalam situasi pandemi Covid-19, pelayanan publik tetap dilaksanakan secara online. Untuk kegiatan warga, baik RT maupun RW, boleh dilaksanakan tetapi dengan mengikuti aturan prosedur protokol kesehatan.

Sementara Bidan desa, Ibu Desi memaparkan, ada 123 pemudik sudah selesai masa karantina dan dinyatakan sehat. Mereka boleh beraktifitas dan bergabung dengan masyarakat, tetapi harus tetap menjaga keamanan diri dengan menggunakan masker dan rajin mencuci tangan.

Menurut Desi, banyak warga yang salah mengartikan istilah New Normal. Warga menganggap New Normal berarti warga sudah bebas seperti sedia kala. Padahal arti New Normal adalah berusaha untuk normal kembali tetapi tetap dalam protokol penanganan Covid-19.

Sedangkan Babinsa Serma Budi berharap agar seluruh elemen masyarakat Desa Kedungcino bahu-membahu dalam mencegah dan menanggulangi masalah Covid-19. Karena hal ini bukan hanya tugas dari tim Satgas saja, melainkan kewajiban dari seluruh masyarakat.

Terkait adanya penolakan pemakaman jenazah Covid-19 di beberapa wilayah lain, Serma Budi meminta agar warga Desa Kedungcino tidak ada yang menolaknya, apabila ada pemakaman Covid-19 di desa.

Baca Juga :  Plt Danramil dan Kapolsek Batealit Pelopori Penyemprotan Disinfektan Di Desa Mindahan

“Jenazah covid itu sudah dibungkus dengan beberapa lapisan proteksi oleh pihak kesehatan, sehingga tidak dapat menular. Asal jenazah tidak dibuka dan disentuh. Jangan panik tetapi kita harus tetap waspada. Semoga kita semua dapat bekerjasama dengan saling mdn ukung dalam melawan pandemi ini,” tegas Serma Budi.

Dp-jpr

 90 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of