SUMENEP, RPN – Dr, KH, Abuya Busyro Karim M.Si,Bupati Sumenep, launching kitab “Fikih Covid” yang merupakan karya tulisnya sendiri di aula rumah Dinas Bupati Sumenep. Madura Jawa Timur,ditulis selama lima malam dibulan Ramadhan ini.

Kitab “Fiqih Covid” karya Bupati Sumenep, Busyro ini bisa dikatakan kitab fiqih pertama di indonesia yang menjelaskan secara perinci tentang bagaimana menyikapi persoalan agama seperti hukum solat berjamaah, meniadakan jumatan, memandikan jenazah atau sholatnya para tenaga medis ditengah wabah Covid-19.

Dalam keteranganya, Bupati Sumenep mengatakan bahwa kitab “Fiqih Covid” itu ditulis selama lima malam di bulan Ramadan ini.

“Kitab ini merupakan hasil tulisan saya selama lima malam setelah melakukan diskusi dengan para ustad yang ada di rumah,” terangnya

Dijelaskan oleh Bupati, kitab ini ditulis berdasarkan 24 refrensi kitab hasil karya para ulama’ fiqih terkemuka yang ada diberbagai belahan dunia.

“Ada 24 refrensi kitab yang saya ambil dalam penulisan kitab Fiqih Covid ini, salah satunya adalah kitab hasil karya cucu Ibnu Hajar yang membahas tentang wabah Toun yang pernah melanda daerah timur tengah beberapa ribu tahun lalu,” jelasnya

Rencanany kitab hasil karya Bupati Sumenep ini akan di sebar berbagai pondok, musholla bahkan masjid yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Sumenep.

“Saat ini saya sudah mencetak 1000 kitab dan insyaallah dalam waktu dekat ini akan kami sebar ke pondok-pondok pesantren yang ada di Kabupaten Sumenep,” ungkapnya.

(Dy/Zain)

 57 total views,  1 views today

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Hadiri Musda V Pokdarkamtibmas Bhayangkara

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of