Surabaya,RPN – Adanya pemberitaan media radar post nasional tentang semrawutnya pengurusan tanah dikelurahan wiyung membuat masyrakat wiyung gempar, bagaimana tidak selama ini masyarakat wiyung Aman damai saja ternyata setelah Ada pemberitaan ini masyarakat jadi mengerti banyak masalah dikelurahan wiyung tentang pengurusan Surat Surat Tanah.

Pada waktu berita ini beredar keluarga Bapak Abdul Somad Dan istri mendatanggi ibu Sukismi dirumahnya, Dengan raut wajah menanggis mereka bercerita bahwa terkait tersebar luasnya berita ini serta video penelusuran sebuah tim media akhirnya Pak Somad dipanggil oleh PT Dian Permana kekantornya.

Pak somad bercerita gara gara peryataan dia sendiri yang dimuat dikoran serta video viral beberapa waktu lalu membuat dia berakhir dikeluarkan dari PT Dian Permana serta Tidak diberikan tunjangan apapun, menirukan perkataan Pak Somad kepada ibu Sukismi.

Atas permintaan maaf tersebut ibu sukismi dengan besar hati telah memaafkan mereka berdua, ” sudah saya maafkan toh mereka juga sudah sadar atas apa yang mereka perbuat”. Tuturnya.

Berbanding terbalik dengan peristiwa ini, lurah wiyung sendiri malah belum menggambil langkah konkret dan cepat untuk menyalamatkan aset2 dokumen tersebut.

Kami berharap dengam adanya peristiwa ini aparat penegak hukum terutama polda polda jatim untuk segera megambil langkah hukum sesuai laporan pengacara Sukismi tentang adanya dugaan manipulasi surat tanah yang masih tetap berlangsung di kota surabaya. Menyambung, Dari pihak pegacara sendiri sudah menyurati Presiden Jokowidodo karena banyaknya oknum elite pejabat yang terlibat bermain dalam kasus ini.

Perlu diketahui persoalan Tanah ini masih proses hukum perdata ditingkat banding di pengadilan, mudah – mudahan masyarakat kecil bisa mendapatkan hak nya kembali. Bersambung.

Baca Juga :  Keberadaan Bank Emok Resahkan Warga, Kampung Cihideung Desa Mulyamekar Purwakarta

Sfyan

 23 total views,  2 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of