Oleh: Sasro Samosir

Penulis adalah Mahasiswa Semester 2 jurusan Ilmu Politik di Universitas Bangka Belitung

Tidak lain lagi mengenal virus corona yang terjadi di masa kini yang telah menyebabkan penyakit serta kematian secara cepat terhadap tubuh manusia. Virus corona yang sudah menyebar keberbagai negara dan secara cepat berkembang. Sehingga, merupakan suatu ancaman bahkan menjadi ketakutan terhadap masyarakat dan tidak tahu lagi bagaimana mengendalikannya dan mencegahnya.

Duta besar china cui mengatakan bahwa Virus corona yang pertama kali berada di cina dan ada spekulasi mengenai penyebaran virus , termasuk virus itu di duga dirancang di laboratorium china, pertama kali di AS.

Mengenai dengan hal tersebut, mulai dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah telah mengumumkan baik melalui surat edaran maupun hal informasi lainnya untuk mencegah agar tidak terjadinya penyebaran virus kedalam tubuh manusia.

Melalui hasil rekapitulasi maupun surat edaran tersebut, telah banyak menghentikan kegiatan maupun aktivitas baik dari segi pendidikan. seperti, aktivitas perkuliahan serta aktivitas sekolah sekolah lainnya di berbagai daerah tertentu.

Sangat mengacu pada kebiasaan aktivitas pemerintah atau masyarakat. Salah satu aktivitas dari segi pendidikan seperti, perkuliahan yang biasanya dilakukan dengan tatap muka atau secara langsung menjadi belajar di rumah atau melakukan kelas online atau media lainnya. Hal ini sangat dominan memacu terhadap mahasiswa menjadi hilang dari kebiasaannya serta begitu juga dengan aktivitas para guru ataupun dosen yang dominan terhadap tugas dan tanggung jawabnya serta program kerja yang telah di rencanakan.

Sangat menghambat untuk menjalankan tugas keseharian serta menjalankan program kerja yang dimilikinya. Sangat bagus untuk menghindari virus corona tersebut agar tidak menyebar akan tetapi banyak hambatan serta menjalankan aktivitas maupun program kerja.

Baca Juga :  Ketika Pandemi Tak Padamkan Semangat Saling Berbagi

Hambatan Pendidikan

Seperti halnya di berbagai universitas universitas yang telah di berhentikan untuk perkuliahan dengan tatap muka atau secara langsung selama 15 hari dan belum tentu juga waktu nya sudah terbatas, selama waktu tersebut diganti dengan perkuliahan di rumah masing masing melalui kelas online atau media lainya, hal ini sangat memacu atau mahasiswa binggung terhadap materi materi untuk selanjutnya, Lain juga dengan mahasiswa menjadi malas untuk mengerjakan tugas tersebut dari kebiasaan sehari harinya dikampus akan menjadi hambatan juga didalamnya.

Melalui belajar online di rumah masing masing sebagian besar mahasiswa akan menambah biaya untuk melakukan kelas online seperti membeli paket internet dan lain sebagainya, serta tugas yang semakin menumpuk dibanding dengan aktivitas kuliah didalam kampung secara langsung.

Begitu juga program kerja yang telah dibuat oleh pemerintah lainya, artinya bahwa banyak aktivitas aktivitas lainnya menjadi terhambat akibat pengaruh dari virus corona tersebut.

Program kerja atau aktivitas lainnya tidak dapat dijalankan dari kebiasaan tersebut jika virus corona semakin darurat serta semakin berkembang, dengan demikian Tidak tau lagi bagaimana prinsip dan tatanan kehidupan sosial masyarakat untuk beberapa waktu kedepan karna hal ini dapat ditentukan oleh kapan virus corona akan menghilang atau bahkan virus corona akan menjadi patokan atau penentu program kerja masyarakat lainnya demi untuk menjalani aktivitas aktivitas lainnya.

 40 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of