Sumenep,RPN-Pasca merebaknya Wabah Covid-19 ditambah dengan Momentum Ramadan dan menjelang Idul Fitri, Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sumenep Yakni Khoirul Anwar Menghimbau untuk menambah stok sembako yang ada di Kabupaten Sumenep guna Antisipasi terhadap kekurangan stok pangan yang ada di Kabupaten Sumenep termasuk kemungkinan berkurangnya Distribusi akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Lockdown di beberapa daerah.

Himbauan tersebut disampaikan Sehubungan dengan adanya Momentum Covid-19 dan Ramadhan menjelang Lebaran ini karena itu dapat mengganggu Distribusi dan Perekonomian khususnya yang ada di Kabupaten Sumenep. Maka dari itu dirinya berharap Pemerintah dan Masyarakat harus punya Tindakan Antisipasi terhadap melonjaknya dan kurangnya Stok Pangan yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Jika pandemi ini masih tetap lanjut tiga bulan ke depan Maka ini sangat berbahaya terhadap stok pangan yang ada di Kabupaten Sumenep, Oleh karena itu akan timbul Gejolak harga dimasyarakat. Makanya kemarin kita sudah minta kepada pemerintah Daerah untuk mendata stok pangan yang ada di sini dengan data yang benar-benar Valid, berapa ribu ton yang ada di masyarakat dari hasil panen dan berapa yang ada di Bulog, itu disektor beras saja.”Jelas Kadin Sumenep pada Kamis(30-April-2020)

“Dan juga, Dalam Distribusi terkadang tidak sebanding dengan kebutuhan masyarakat. Maka dari itu, Dirinya berharap untuk mengantisipasi kenaikan harga Pemerintah Daerah untuk bisa Melakukan tindakan Baik melalui Operasi pasar atau bisa pula melalui RT RW serta bisa juga dengan melalui Distributor yang ditunjuk oleh pemerintah yang tentunya tetap dalam pengawasan Pemerintah Daerah itu sendiri.”Tambahnya

Ditanya tentang kewajiban memakai masker bagi pengunjung Pasar Anom Dirinya menambahkan bahwa Tindakan tersebut sudah sangat pas, Guna Antisipasi dan Pencegahan terhadap Merebaknya wabah Covid-19. Serta secara kasat mata orang yang terkena dari wabah tersebut itu tidak kelihatan maka dari itu wajib hukumnya mengikuti protokol Covid-19 itu karena itu adalah langkah kehati-hatian.

Baca Juga :  Tanggap Covid-19 Gowes Kangean Semprot Kapal Dengan Disinfektan

“Bermasker itu wajib Karena itu adalah protokol Covid-19, Karena yang di utamakan adalah protokol kesehatan. Kalau tidak bisa menghindari kerumunan ya bisa dikasih jarak, Antara penjual satu dengan lainnya. Termasuk juga pengunjung yang datang, Untuk menjaga kepercayaan maka perlu menjaga kehati-hatian bersama.”Ujar ketua Kadin Sumenep.

Ditanya tentang apa himbauan dan harapan dari Kadin itu sendiri di Momentum pandemi saat ini terutama di sektor perdagangan dan industri yang ada di Kabupaten Sumenep, Sapaan Irul ini menambahkan bahwa yang pertama pedagang harus lakukan penambahan stok dan tetap Mengikuti Protokol Covid-19 seperti Pysical Distancing, Social Distancing serta sebisa mungkin tidak usah Mudik dulu demi menjaga Kesehatan bersama.

“Jadi, Himbauan kami yang pertama yaitu para pedagang harus lakukan penambahan stok terus Masyarakat di Momentum Pandemi ini sebisa mungkin tidak usah mudik lebaran tiada lain untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran wabah Corona ini.”Tambah khoirul.

Zain/Dy

 11 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of