SUMENEP,RPN – Polemik Dugaan Pungli Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Sumenep, Madura, Jawa Timur,

Syaiful Rahman Mengatakan bahwa menepis tudingan miring adanya praktek pungutan liar (Pungli), pemungutan uang pada siswa untuk kegiatan Bimbingan Belajar (Bimbel) persiapan Ujian Nasional sebesar 150 ribu per siswa.

“Dari dulu kami tidak pernah meminta uang Bimbel pada peserta didik,”kata Kepala Sekolah Senin (20/04/2020)

Lebih lanjut Syaiful mengatakan bahwa
komite sekolah sudah melaksanakan rapat terkait sumbangan tersebut memberikan ke sekolah.

“Jumlah 341 siswa kelas IX akan menyerahkan sumbangan sebesar Rp 150 ribu per siswa,” Terangnya

Masih Syaiful menambahkan pihak sekolah melalui dewan guru mengambil langkah mendonasikan sebagian dana sertifikasinya guna di alokasikan pada kegiatan Bimbel.

Bahkan, dana dari hasil sumbangan siswa ini tidak cukup untuk pembiayaan Bimbel

“Sedangkan para dewan guru yang bersertifikasi sepakat untuk membantu dengan cara menginfaqkan dana sertifikasinya pada kegiatan bimbingan belajar itu,”iImbuhnya.

(Dy/Zain)

 8 total views,  1 views today

Baca Juga :  Putusan Sidang Praperadilan terhadap Kasus Beras Didesa Pamolokan, Pengadilan Negeri Sumenep sepenuhnya Menolak

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of