Sumenep,RPN– Desas-desus dikalangan masyarakat Desa Cabbiye kecamatan Talango Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur.

Akan dibebaskannya terdakwa dalam kasus penembakan terhadap korban(Ibnu Hajar) oleh orang yang tidak dikenal beberapa tahun yang lalu membuat Kuasa hukum korban Angkat bicara.

Ach.Supyadi SH,MH selaku pengacara dari korban tersebut kepada beberapa Awak Media menyampaikan Bahwa isu tersebut Hoax dan tidak Mendasar, Pasalnya agenda putusan dari Pengadilan Negeri Sumenep ini masih dijadwalkan pada hari selasa 21 April 2020.

“Pengadilan tidak mungkin membocorkan putusan yang masih belum dilaksanakan, saya rasa kabar yang menyebutkan terdakwa Nito akan divonis bebas itu hoax dan tidak Mendasar, karena putusannya masih akan dibacakan pada hari selasa ini.”Jelas Supyadi(Sabtu,18 April 2020)

Dirinya dan keluarga korban berharap pelaku pembunuhan dapat dihukum seberat-beratnya, Karena dalam kasus pembunuhan tersebut sudah masuk pada Unsur Pembunuhan Berencana

“Saya dan keluarga korban berharap pelaku beserta orang-orangnya untuk dihukum seberat-beratnya jika dipersidangan nanti, Karena menurut analisa kami kasus pembunuhan tersebut sudah masuk dalam unsur pembunuhan berencana.”Tambah Supyadi

Sementara itu, Anak korban (Ibnu Hajar) merasa terheran-heran dan seakan tidak percaya isu tersebut.

“Saya berharap desas-desus tersebut hanya ada di kalangan masyarakat saja dan saya yakin Pengadilan Negeri Sumenep akan memutus perkara ini dengan seadil-adilnya.”Terangnya kepada Awak Media

Sebelumnya, Ibnu Hajar Warga Desa Cabbiye kecamatan Talango ditembak orang tak dikenal lantaran dituduh melakukan santet terhadap ayah Terdakwa (Nito) Sekitar 10 tahun yang lalu.

Zain/Dy

 53 total views,  1 views today

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Pembangunan TPT Di Muncek Barat Diharapkan Jadi Solusi Alternatif

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of