Jepara,RPN – Sebagai kedaruratan penanganan wabah virus korona, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berencana akan merelokasikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jepara tahun 2020 sebesar Rp25 Miliar.Hal ini disampaikan Andi, usai melakukan video teleconference Musrenbang rencana RKPD Kabupaten Jepara Tahun 2021 di ruang kerja bupati Jepara, Selasa (7/4/2020).

“Itu murni dari APBD kabupaten yang kita geser-geser dari anggaran fisik maupun non fisik. Akan tetapi, jumlah itu belum final, sebab masih akan dilakukan pembahasan lanjutan. Bisa naik bisa juga turun angkanya,” kata Andi.

Hal itu lantaran dalam perencanaan awal, Andi mencontohkan jika untuk harga alat pelindung diri (APD) direncanakan sekitar Rp.550 ribu, namun saat ini harganya sudah lebih murah.

“Ini tentu akan mengurangi dari rencana awal. Nanti dalam pertemuan lanjutan kita finalkan nominalnya,” lanjutnya.

Lebih lanjut Dian Kristiandi mengungkapkan jika dari anggaran yang direalokasi itu, sebanyak Rp10 milyar masuk di pos anggaran tak terduga (BTT). Hal itu dengan pertimbangan lebih fleksibel untuk penyerapannya jika secara mendadak digunakan. Termasuk untuk dampak sosialnya juga akan di siapkan.

Andi menambahkan, anggaran yang disiapkan itu termasuk diantaranya untuk pengadaan APD sebanyak sekitar 6 ribu buah. Jumlah ini dihitung untuk kebutuhan selama tiga bulan.

“Jumlah itu berdasarkan perhitungan untuk enam rumah sakit, 21 puskesmas, bidan desa hingga petugas untuk menanganai jenazah di desa jika terjadi kematian,” jelas orang nomor satu di Pemkab Jepara itu.

Sementara ditanya terkait dengan insentif kepada tenaga medis selama penanganan Covid-19 ini, Andi menyatakan jika Pemkab Jepara sudah menyiapkan insentif tersebut.

“Iya, itu sudah termasuk kita siapkan untuk rumah sakit dan puskesmas. Termasuk untuk lemburnya juga sudah disiapkan,” terangnya.

Baca Juga :  Bupati Purwakarta Alokasikan DID Untuk Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan

Lebih lanjut Andi juga meminta kepada pemerintah desa untuk melakukan realokasi anggaran desa untuk penanganan covid-19 ini. Selain untuk kegiatan sosialisasi mengenai virus korona ini kepada amsyarakat, Andi juga minta desa untuk tetap menyediakan APD.

Dp-jpr

 9 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of