SUMENEP, RPN – KM sabuk nusantara 115 yang melayani rute pelayaran penumpang masalembu-kalianget, surabaya-masalembu sempat terjadi cek -cok antara penumpang dengan anak buah kapal (ABK) di pelabuhan Masalembu sabtu (28/03/20).

Persoalan terjadinya kecek-cokan ini ditenggarai karena penumpang atas munawaroh warga desa Sukajeruk kecamatan masalembu yang diketahui sedang mengalami sakit stroke untuk dirujuk ke sumenep itu tidak diperbolehkan naik ke atas kapal karena alasan belum adanya surat rekomendasi karantina.

Menurut keluarga penumpang yang sakit terebut mengatakan bahwa saat itu ibunya memang lagi kritis dan sudah mengantongi surat rujukan dari pihak puskesmas setempat untuk dirujuk ke Rumah sakit yang berada di Sumenep.

“Ibu saya sakit stroke dalam keadaan kritis dan sudah ada surat rujukan dari puskesmas” ujarnya saat ditemui di RSUD moh.Anwar minggu 29/03/20.

Disisi lain kepala Syahbandar pelabuhan masalembu mengatakan bahwa kejadian kemaren tersebut hanyalah miskomonikasi antara penumpang yang sedang sakit tersebut dengan ABK kapal.

“Memang sejak adanya pademi COVID-19 ada peraturan baru tentang pencegahan untuk penumpang yang sakit, dan informasi ini belum diketahui masyarakat secara luas terkait prosedur baru ini, jadi ini hanya miskomunikasi” ujarnya saat dikonfirmasi lewat telfon minggu 29/03/2020.

Sementara itu Kapten kapal sabuk nusantara 115 Budi Suherman mengatakan kalau kejadian tersebut memang miskomunikasi saja dan memang sejak adanya pademi COVID-19 kapal dilarang membawa penumpang yang sedang kecuali memang syarat-syarat prosedur yang bisa dipenuhi sesuai dengan protokol pencegahan penanganan pademi COVID-19.

“Sejak adanya pademi COVID-19 prosedurnya semua penumpang yang sakit tidak diperbolehkan naik ke kapal, tapi demi kemanusiaan kami persilahkan penumpang sakit tersebut naik kapal tapi tanggung jawab berada di kami untuk keselamatan penumpang, kami akan memberikan pelayanan prima kepada setiap penumpang”katanya lewat saluran telfon minggu 29/03/20.

Baca Juga :  YAYASAN PP Madania Yogyakarta Cetak Kader Mandiri

Budi juga menambahkan pada saat kapal sudah bersandar pihak pelabuhan kalianget beserta satgas pencegahan COVID-19 yang berada di pelabuhan meminta klarifikasi terkait salah seorang penumpang yang dalam keadaan sakit.

“Tadi Syahbandar kalianget menaiki kapal untuk klarifikasi penumpang yang sakit dan saya menjelaskan kalau penumpang tersebut sakit stroke, selebihnya saya menyarankan ke pihak Syahbandar untuk klarifikasi sendiri kepada pihak yang sakit untu mengetahui akan dirawat dimana nantinya dan saya tidak memegang dokumen apapun dari penumpang sakit tersebut sekali lagi ini demi kemanusiaan” tambahnya

Pihaknya juga menghimbau kepada semua masyarakat dan calon penumpang KM sabuk Nusantara 115 untuk mengikuti semua prosedur-prosedur tak terkecuali penumpang yang sakit, dan pihaknya mengaku selalu terbuka terhadap kritik saran dari penumpang dan memberikan pelayanan prima kepada setiap penumpang, pihaknya juga meminta maaf apabila ada kesalahan dan pelayanan yang kurang

“Saya himbau kepada semua penumpang yang sakit untuk mengikuti semua prosedur biar kamu lebih muda menyediakan tempat bagi penumpang yang sakit, supaya yang sakit parah bisa didahulukan dan mendapatkan tempat yang tepat”. Harapnya.

Dy/Zain/Friz

 139 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of