Tuban,RPN – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL) yang dilaksanakan Panitia PTSL Desa Pongpongan Kecamatan Metal Urak pengukuran sudah selesai begitu juga mengenai pendaftaran bagi Pemohon, begitu sekilas Ucapan yang disampaikan Tabah selaku Ketua ptsl 2020 Desa Pongpongan pada awak media RPN pada jumat 27/03/2020.

Ada sedikit informasi yang sangat Vital terutama mengenai besaran anggaran atau biaya bagi pemohon Sertifikat yang ketika disampaikan oleh Rustam , yang juga sebagai anggota panitia. Tak berani Mengucapkan besaran biayanya berapa namun hanya mendongak dan menghadap keatas.

Sekilas informasi jatah awal 2000 bidang yang dikurangi 1500 bidang namun dari BPN ini diharapkan bisa terserap seluruhnya, agar kedepan tanah yang ada di Desa Pongpongan sudah bersertifikat semua. Itu harapan dari pemerintahan Desa maupun panitia ptsl Desa pongpongan.

Namun harapan tersebut kalau melihat besaran biaya berdasarkan info dari warga yang enggan disebutkan namanya juga beberapa sumber dari Desa lain yang ada dituban mengatakan dengan biaya seragam berkisar Rp 400.000,- sudah jelas menyalahi SKB 3 Menteri.

Didalam SKB 3 (tiga) Menteri ini, dimana pada point 7 (tujuh) ayat 5 (lima) dengan jelas disebutkan, bahwa untuk pengurusan PTSL di wilayah Jawa dan Bali biayanya sebesar Rp 150 ribu. Namun rupanya, untuk Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur peraturan SKB 3 Menteri point 7 ayat 5 tersebut nampaknya dipandang remeh alias tidak diindahkan?.

Terbukti, dari Puluhan Desa yang mendapatkan program PTSL tahun 2020, warga yang melakukan pengurusan PTSL masih dikenakan biaya diatas rata rata. Dari besaran biaya tersebut disampaikan oleh Banyak Kepala Desa atau Panitia ptsl diwilayah Tuban. Apakah ada perhitungan untung rugi terhadap warganya. Atau sudah hitung hitungan angka keuntungan dihasil akhirnya.

Baca Juga :  Maraknya Proyek Siluman Di Lubuk Pakam

Pam

 14 total views,  2 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of