Jepara,RPN – Bertempat Di aula Balai Desa Ngabul Kec. Tahunan, Forum Masyarakat Desa atau Formades mengadakan acara Dialog Interaktif dengan tema Tentang BAHAYA NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA Pada Kamis 12/3/2020.

Acara ini Di hadiri oleh PLT Bupati Jepara Dian Kristiandi, S. Sos didampingi Kasatnarkoba Polres Jepara AKP. Hendro Asriyanto, Ketua Formades H. Heni Purwadi, S. H fraksi Partai Demokrasi Indonesia, Kesbangpol Dr’s. Dwi Riyanto, MM, Polsek Koramil, MUI, Dinas Kesehatan, Kepala Desa Ngabul Solkan, S.E,berserta perangkatnya, Gan, LMPI, Formades, IPJT, Linduaji Dan masyarakat Desa Ngabul.

Berkaitan dengan Intensifnya BAHAYA NARKOBA Dan KENAKALAN REMAJA dalam sambutan Kasatnarkoba polres Jepara AKP Hendro Asriyanto Jepara, AKP Hendro Asriyanto Menyampaikan, saat ini Kabupaten Jepara berstatus menghawatirkan.

Beberapa Pemakai Narkoba Di wilayah jepara sudah banyak Dan Sangat Menghawatirkan. Di Desa Ngabul sendiri pelakunya terindikasi lebih dari 5 Yang masih berkeliaran, untuk itu Himbauan bagi warga Desa Ngabul sebagai pucuk pengawasan agar turut bekerja sama dalam memerangi Bahaya Narkoba ini.

Pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan Dan penyalah gunaan narkotika sudah diamanatkan dalam UU Narkotika pasal 104-108. Tertulis, Masyarakat mempunyai Hak Dan tanggung jawab dalam upaya pencegahan Dan pemberantasan penyalahgunaan Dan Peredaran Narkoba.

Hal senada juga di sampaikan oleh perwakilan Kesbangpol, Drs. Dwi Riyanto, MM. Tantangan saat ini yang dihadapi Indonesia, khususnya Kabupaten Jepara yaitu ada Tiga Hal yang Sangat penting pertama adalah radikalisme terorisme, kedua Narkoba Dan yang ketiga adalah kecenderungan adanya sifat sifat intolerisasi yang berkembang.

Selaras dengan semangat tersebut, Outputnya Bupati membentuk tiga pilar yang terdiri dari Bupati, Kapolres Dan Dandim, sedangkan ditingkat Kecamatan mengikuti struktur di atas dimulai dari Camat, Danramil, Dan Babinsa, semuanya bersinergi menjamin kerjasama ciptakan kondusifitas di masyarakat.

Baca Juga :  Wabah Virus Covid-19 Mendunia, Kades Tamidung Himbau Warganya Jangan Panik

Tujuannya sebenarnya adalah memudahkan pemantauan situasi keamanan yang ada di masyarakat, tempat perkumpulan di datangi didata jika ada penambahan perubahan perilaku yang mencurigakan, yang mengarah kriminal Dan perilaku menyimpang ditengah masyarakat dapat terdeteksi Secara dini.


“Presiden RI, Joko widodo sendiri dalam beberapa pisatonya Juga menegaskan perang terhadap Narkoba Dan Memerintahkan keseluruh stekholder BNN, TNI, POLRI Kemenhum Dan Ham, Kemenkominfo, kemenkes, kemensos, DJ Bea Dan cukai Dan semua masyarakat agar bersatu bersatu bersinergi, Berantas Narkoba”. ungkap Drs, Dwi Riyanto, MM Kesbangpol Kabupaten Jepara.

DP-JPR

 12 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of