SUMENEP, RPN -Dikarnakan Tidak Masuk Kantor Selama Dua Bulan, Seluruh Perangkat Desa Manding Daya Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep, Madura Jawa timur, di Nonjobkan. (11/03/20)

Dijelaskan oleh Ahmad Daini, Kepala Desa Manding Daya pada media ini, langkah yang dilakukan oleh pihaknya telah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Semua tahapan pemberhentian telah sesuai dengan perundang-undangan yang ada yaitu Peraturan Bupati Nomor 08 Tahun 2020.

Pemberhentian Seluruh Perangkat Desa terhitung sejak tanggal 10 Maret 2020 kemarin, sepuluh perangkat desa Manding Daya resmi diberhentikan dan tidak lagi memiliki kapasitas apapun dalam kepengurusan administratif desa.

“Sejak awal saya dilantik hingga sampai hari ini, sekitar dua bulanan, semua perangkat desa yang notabene besutan kades lama kompak untuk tidak masuk kerja tanpa disertai keterangan apapun,” pungkas Daini

Demi menjaga agar roda pemerintahan desa tetap berjalan, maka kepala desa mengambil langkah untuk membentuk pelaksana tugas (plt) perangkat desa guna membantu menyelesaikan tugas-tugas administrasi di desa nya.

“Saya harus merekrut warga sekitar sebagai plt perangkat desa, dan itupun untuk pembiayaannya saya harus memakai dana pribadi,” ujarnya.

Ahmad Daini juga menerangkan, pihaknya telah melayangkan surat peringatan (SP1) pada semua perangkat desa, namun tetap tidak mereka hiraukan hingga akhirnya dilanjutkan dengan SP2.

“Saya sudah layangkan surat peringatan pada mereka, namun tidak mereka hiraukan. Hingga akhirnya harus ada tindakan tegas berupa pemberhentian sebagai Perangkat Desa Manding Daya,” tandasnya.

Ia juga menambahkan, telah mengantongi surat rekomendasi dari Camat Manding, untuk memberhentikan perangkat desa dan secepatnya melakukan pengangkatan pada perangkat desa yang baru.

Dy/Zain

 92 total views,  1 views today

Baca Juga :  Kode Etik Jurnalistik Menghindarkan Wartawan dari Celah Sosial dan Celah Hukum

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of