Sumenep,RPN – Polemik dualisme perangkat desa yang berada di Desa Torbang Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep, Madura Mendapat perhatian dari Jajaran LSM GMBI Distrik Sumenep, sehingga mendatangi Kantor kecamatan setempat pada Senin, 24/02/2020.

Kedatangan LSM GMBI ke Kantor Kecamatan Batuan untuk Mempertanyakan sejauh mana pihak kecamatan Mensosialisasikan aturan-aturan tentang perangkat desa, Terutama pasca pelantikan kepala desa baru, karena menurut hemat GMBI Distrik Sumenep Pemerintahan desa Torbang yang baru pasca pelantikan kepala desa pada tinggal tanggal 30 Desember 2019 lalu diduga terindikasi hendak merombak perangkat desa lama, yang secara aturan telah melawan Peraturan Bupati (PERBUP).

Kepada Media RPN,Ketua Distrik Sumenep (Fendi Riyanto) Menjelaskan,”Pembengkakan Perangkat Desa karena terindikasi Double perangkat yang berada di desa Torbang Kecamatan Batuan Kabupaten Sumenep, Terindikasi pemberhentian perangkat lama oleh Kades baru ini sifatnya sepihak, Kalau mengacu pada Perbup Nomer 08 tahun 2020, Sebuah perangkat desa dinamakan ada kekosongan apabila; Satu karena sudah sampai 60 tahun, Dua Mengundurkan diri melalui pernyataan tertulis, Tiga meninggal dunia, Empat karena terjerat tindak pidana”.

“Sedangkan, yang berada di desa Torbang semua mekanisme kekosongan perangkat yang ada itu tidak prosedural. Sehingga, sangat tidak wajar dan tidak adil apabila perangkat Lama yang masih ingin membaktikan diri kepada Negara dan secara Konstitusi masih ingin melanjutkan diganti begitu saja secara sepihak.”Tambah Fendi.

Sementara itu,Camat Batuan Drs. H. Moh. Munir, M.Si menjelaskan dalam pertemuan tersebut bahwasanya dari pihak Kecamatan sudah melaksanakan sosialisasi tentang perbup nomor 8 tahun 2020 tersebut, Bahkan beberapa kepala desa yang ada di kecamatan batuan sudah diajak ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk mendapatkan pemahaman langsung.

Baca Juga :  Guna Meningkatkan Kapasitas Aparatur Desa, Pemdes Batuan Lakukan Pelatihan

“Terkait dengan dengan double perangkat yang ada di desa Torbang termasuk desa-desa yang lain kita sudah melakukan Sosialisasi bahkan beberapa Desa yang ada di kecamatan Batuan ini sudah kita bawa ke DPMD Setempat, Agar lebih jelas terutama masalah perangkat terkait dengan nomor depan 2020” Ungkap Camat Batuan Drs. H. Moh. Munir, M.Si.

Dari hasil kesepakatan pertemuan tersebut, beberapa waktu dekat LSM GMBI Distrik Sumenep beserta Kecamatan batuan akan mendatangi kantor balai desa Torbang untuk Menindak lanjuti masalah ini.

Sementara itu, Berdasarkan Info yang disampaikan beberapa orang di Kantor Balai Torbang, Bahwasanya Kepala Desa Torbang yang hendak ditemui dikantornya tidak ada, Berhubung ada kepentingan keluarga, Sementara ditelpon melalui Via WhatsApp nya juga tidak aktif, sampai berita ini dinaikkan.
(Zain/Dy)

 10 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of