Medan,RPN – Jalan Kolam no 03, Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli serdang, Provinsi Sumatera utara. Kepala sekolah SMKN 1 Percut Sei Tuan Bapak Kasni yang berbohong, tidak selayaknya menjadi Kepala sekolah serta terus menghindar dari media radarpostnasional.com ketika dimintai Konfirmasi.

Pada tanggal 21/02/2020 tim media ingin bertemu kepala sekolah, di saat ketemu dengan kepala sekolah SMKN 1 Percut Sei Tuan bapak Kasni malah mengarahkan ke Humas Amiruddin Chan. “Pada saat ketemu kepala sekolah pak Kasni memberikan janji agar datang hari Selasa tanggal 25/02/2020. Pada saat team media datang, kepala sekolah pak Kasni dan Humas Amiruddin Chan, tidak ada datang dari pagi hingga siang hari”.

Setelah konfirmasi ke humas terkait penggunaan anggaran dana bos tentang kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler pada tahun 2019 yang mencapai 1.487.846.350 selama 1 tahun, humas hanya menjelaskan seni budaya, seni tari, vocal grup, rohani islam, olahraga, karate, futsal, volli, basket, pentas seni.

Dan ketika di pertanyakan seni apa saja yang memakan anggaran, dan berapa anggaran untuk kegiatan tersebut, humas Amiruddin chan mengaku sebagai pemimpin redaksi media, langsung mengatakan, “Media tidak berhak mempertanyakan itu, karena sudah di laporkan ke inspektorat”. Padahal Amiruddin chan sebagai pemimpin redaksi sudah mengetahui fungsi pokok pers.

Di saat tim media meminta tanda tangan humas, bahwasannya apa yang di terangkan, betul itu yang di laksanakan semua. Amiruddin chan tidak berani menandatangani. Dan di saat tim media meminta agar di tandatangani oleh kepala sekolah Kasni, humas Amiruddin chan tidak berani memberikan buku kepada kepala sekolah atas keterangan yang sudah di jelaskan Amiruddin chan. Di duga kuat kepala sekolah melakukan korupsi, atas keterangan yang tidak jelas.

Baca Juga :  Kualitas Murid Sekolah Dasar Saat Ini Sangat Memprihatikan

Dan uang spp mencapai 100.000 siswa mencapai -+ 2300 total 230.000.000 perbulan yang tidak mampu mencapai -+ 300 siswa jadi uang dapat -+ 200.000.000 perbulan di kali 12 bulan mencapai 2.4 milliar di tambah anggaran di terima sekolah mencapai 3.377.520.000 di tambah 2.400.000.000= -+ 5.777.520.000.


Tentang komite masuk pada Permendikbud 75 tahun 2016 tentang komite sekolah bahwa Komite Sekolah melakukan penggalangan dana dan sumberdaya pendidikan lainnya untuk melaksanakan fungsinya dalam memberikan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan berbentuk bantuan dan/atau sumbangan, bukan pungutan. Tidak boleh komite memmatok atau menetapkan sumbangan dari orang tua murid. Komite sekolah telah melakukan “Pungli”.


Red/yuliana giawa

 103 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of