SAMOSIR,RPN – Rumah Kita yang berada di jalan Rianiate menjadi salah satu rumah untuk bertukar pikiran dan menumpahkan harapan masyarakat, sekaligus tempat mengenal lebih dekat sosok Marhuale Simbolon. Marhuale Simbolon siap menerima usulan ataupun pertanyaan dari masyarakat terkait Visi dan Misi yang di gadang-gadangnya. Hari ini Sabtu, 15 Februari 2020, Maruale Simbolon menerima kunjungan dari masyarakat dari desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Palipi.

Bapak Berman Situmorang menanyakan bagaimana pertanian menjadi prioritas pembangunan sementara Kabupaten Samosir sudah dicanangkan menjadi Pariwisata. “Apakah pertanian di Samosir dapat menjadi salah satu pembangunan yang akan menaikkan taraf kehidupan masyarakat Samosir?”, Tanya Situmorang.

Dengan tenang dan gaya sederhananya Bapak Marhuale Simbolon menjawab secara terbukan dengan secara mendetil dangan harapan menambah wawasan masyarakat.

“Justru masyarakat Samosir pada awalnya adalah petani, justru pertanian dan pekebunan di Samosir dapat meningkatkan taraf hidup dan mensejahterakan, yang disayangkan pemerintah kurang memperhatikan dan memotifasi. Petanian dan perkebunan yang mendapat perhatian akan mewujudkan masyarakat Samosir yang Sejahtera, Mandiri dan Berdaya Saing.” terang Marhuale.

“Selama ini masyarakat Samosir mengguanakan pertisida dan pupuk kimia yang mengakibatkan tanah meningkatkan zat asam dan meningkatkan zat besi dalam tanah, ini akan membuat mikro organisme yang menguntungkan dalam tanah akan mati. Mikroorganisme adalah organisme yang berukuran sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Mikroorganisme dapat disebut mikroba atau jasad renik. Tanah yang subur mengandung lebih dari 100 juta mikroorganisme per gram tanah. Produktivitas dan daya dukung tanah tergantung pada aktivitas mikroorganisme tersebut. Sebagian besar mikroorganisme tanah memiliki peranan yang menguntungkan, yaitu berperan dalam menghancurkan limbah organik, siklus hara tanaman, fiksasi nitrogen, pelarut posfat, merangsang pertumbuhan, biokontrol patogen, dan membantu penyerapan unsur hara”, jelas Marhuale.

Baca Juga :  Danramil Welahan Dampingi Tim Gugas Kabupaten Jepara Cek Kesehatan Pasien Positif Covid-19

“Jadi pupuk kompos adalah solusi mengatasi masalah kerusakan tanah yang diakibatkan pupuk kimia yang mengakibatkan tingginya zat besi dalam tanah.  Pupuk kompos mengandung makro dan mikroorganisme yang sangat berguna untuk tanah. Kedua jenis tanah tersebut akan membantu memperbaiki sifat dan tanah biologis. Selain itu, pupuk kompos juga memiliki kemampuan untuk memperbaiki dan mempertahankan struktur tanah”, tambah Marhuale Simbolon.

“Dengan memelihara struktur tanah dan menjaga keseimbangan mikro organisme tanah maka saya jamin hasil pertanian dan perkebunan akan meningkat berlipat-lipat kali, dengan demikian masyarata Samosir akan sejahtera dan hasil pertanian akan sanggup bersaing dengan daerah lain,” tutup Marhuale. (Daniel)

 5 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of