Jepara,RPN – Hujan yang terus menerus mengguyur kota Jepara beberapa hari ini, membuat pohon kudho yang berada di komplek pemakaman Pangeran Syarif Saripan Jepara tumbang. Tiga pilar kelurahan, pengurus makam, Toga, Toda dan beberapa ormas kerja bhakti membersihkannya, Senin (03/02/20).

Kejadian bermula saat pengurus makam melihat komplek pemakamanan dan mendapati sebatang pohon berdiameter 90 cm ambruk. Kemudian melaporkannya melalui group WA Saripan Community.

Mendengar hal itu, anggota group yang mayoritas warga Kelurahan Saripan sepakat untuk melaksanakan pemotongan Senin pagi, dengan dipimpin secara langsung oleh Lurah Saripan.

Tak hanya itu, ternyata di dalam komplek pemakaman juga ada aktivitas warga yang mencurigakan. Dimana ada sebuah gubug yang dibangun oleh salah satu warga, Dirjo yang disinyalir untuk berbuat maksiat.

Kapolsek Jepara kota AKP IDG Mahendra bersama anggotanya berusaha mengusir Dirjo dan kawan-kawannya untuk tidak menggunakan gubug diarea komplek pemakamanan Pangeran Syarif.

Salah satu tokoh warga Kelurahan Saripan, sekaligus Kepala PPPA Jepara Muji Susanto mengajak warga dan komponen masyarakat Kelurahan Saripan termasuk Tiga Pilar untuk bersinergi dalam memberantas tindakan yang mengarah pada penyimpangan Hukum dan Agama.

“Kita bersama harus tangkal dan cegah tindakan warga masyarakat yang menyimpang. Kita harus berembug lebih lanjut terkait masalah gubug bekas Pak Dirjo ini,” ungkapnya.

Sementara Babinsa Saripan Peltu (K) Chandra Yulia berharap setiap warga untuk menginformasikan dan melaporkan segala sesuatu yang menonjol dilingkungannya. Sehingga aparat terkait ndapat bergerak cepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

pendim0719/den

 58 total views,  2 views today

Baca Juga :  Tindak Pelanggar, Polsek Mranggen : Pakai Maskernya Dong

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of