MEDAN,RPN – Jl. STM. NO 12A Sitirejo II, kecamatan Medan Amplas Kota Medan, Sumatera Utara. Ketika awak media J.Tampubolon dari radarpostnasional.com konfirmasi terhadap Kepala Sekolah SMKN2 Medan Bapak D.rs KINIKEN M.Pd. terkait penggunaan anggaran dana bos, tidak berani menerangkan apa aja yang di laksanakan untuk kegiatan ekstrakurikuler siswa dan pemeliharaan dan perawatan sekolah. ” Tidak ada hak Wartawan dan LSM untuk mempertanyakan pengguanaan anggaran dana bos, karena itu rahasia negara”, Wartawan dan LSM itu sama, tidak boleh mempertanyakan itu,” Ungkap Bapak Drs.Kiniken M.Pd.

Sesuai dengan Pasal 14 mengatakan, keterbukaan informasi publik. Jangankan Media atau Lsm, masyarakat pun berhak mengetahui apa saja yang di laksanakan tentang penggunaan anggaran dana bos, karena dana bos itu uang negara, dari pajak masyarakat.

Awak media menerangkan bahwa Wartawan dan Lsm itu berbeda. kalau wartawan itu Konfirmasi terhadap pihak terkait, kalau ada yang tidak cocok, langsung di naikkan beritanya, kalau Lsm itu klarifikasi, mencari data dulu, terus mempertanyakan, dan memeriksa pelanggaran tersebut, terhadap pihak terkait.

Dan adapun kutipan terhadap murid perbulan yang mencapai 10.000-75.000 perbulannya. Banyak nya siswa -+ 1.834. yang tidak mampu, mencapai 300 orang. BOS (bantuan operasional sekolah) sudah adanya bantuan dari negara untuk murid, adapun kutipan untuk murid, harus di bikin surat untuk mengundang orang tua murid, di adakan rapat. Dan harus hadir minumal 50% orang tua murid datang. Kalau tidak mencapai 50%, maka tidak di perbolehkan mengutip uang terhadap murid. Adapun keterangan untuk membayar gaji guru honor, kepala sekolah harus menjelaskan uang kutipan untuk gaji guru honor yang tidak di bayar pemerintah, bukan untuk gaji guru honor yang sudah di gaji pemerintah. Dan juga di duga kuat adanya timpang tindih dari kutipan SPP dan anggaran dana bos.

Baca Juga :  TS : Simpang-siur Keterangan Saksi Dalam Sidang di PN Pangururan

Berikut Anggaran Dana Bos yang cair tahun 2019:
Dana Bos Cair tahun 2019:
Tw 1: 601.280.000
Tw 2: 1.201.560.000
Tw 3: 601.480.000
Tw 4: 638.720.000
Dana Bos salur tahun 2019:
Tw 1: 601.280.000
Tw 2: 1.000.960.000
Tw 3: 599.680.000
Tw 4: 638.720.000

Kepala sekolah akan segera di laporkan, karena masuk di pasal 14: keterbukaan informasi publik. Jangankan Wartawan, Lsm, Masyarakat juga berhak mempertanyakan dan mengetahui penggunaan anggaran dana Bos, tanpa adanya keterbukaan informasi publik, maka kepala sekolah berleluasa korupsi dan masuk di pasal 40: Tindak Pidana Korupsi. (Red. J.Tampubolon)

 62 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of