SUMENEP,RPN – Tim Resmob Polres Sumenep berhasil menangkap ABD Latip (60) tahun, tersangka kasus pencabulan anak dibawah umur hingga hamil, warga Dusun tembing Ds. Sepanjang, kecamatan sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur. Minggu (19/01/20).

AKP Widiarti Kasubag Humas Polres Sumenep menyampaikan, menurut orang tua korban, pada awal bulan Januari 2020 mencurigai perubahan fisik dan tingkahlaku Sang Anak yang berinisial YU karena dari tingkahlaku sang anak yang sering berdiam diri (Murung) dan melihat dari perubahan Fisik yang sangat derastis terutama di bagian Perut dari putrinya.

Namun pada hari Selasa tanggal 8 Januari 2020 sekira pukul 13.00 Wib sewaktu Ibu dari Korban berada di rumah di datangi Bu Mukma yakni Bidan Desa yang berada di Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Bu Mukma lalu menyampaikan kepada Ibu Utiya bahwa Anaknya yang berinisial YU dalam keadaan Hamil, berdasarkan tes urine dari Bu Mukma.

Tak percaya disebut anaknya hamil, apalagi dengan usia YU (13 ) yang belum bersuami dan masih terbilang bocah, empat hari kemudian, Minggu, 12 Januari 2020, ayah dan ibu korban kembali membawanya ke bidan lain, yakni Endang. Alhasil, pemeriksaan yang dilakukan, mengatakan hal yang sama, YU hamil dengan usia kandungan 2 bulan.

Setelah ibu korban menanyakan langsung ke putrinya, korban langsung menjawab kalau dirinya disetubuhi oleh AL pada bulan November 2019 sekitar pukul 13.00 Wib di Semak – semak tanah Tegalan milik AL di Dusun Tembing Desa Sepanjang Kecamatan Sapeken Kabupaten Sumenep.

Kemudian, kedua orang tua korban melaporkan apa yang dialami anaknya itu ke kepala desa dan ke kepolisian setempat. Sehingga dipanggillah AL ke balai desa. Disitulah, saat ditanya, AL mengakui semuanya, telah menyetubuhi Bunga hingga hamil seperti itu.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru, Ratusan Pembalap Liar di Sidoarjo Terjaring razia, Jalani Tes Urine dan Rapid Tes

Akibat kelakuan bejat AL pencabulan terhadap anak di bawah umur tersangka dijerat pasal 81, 82 UU RI no. 17 th 2017 atas perubahan UU RI no. 35 th 2014, tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” tegas kasubag humas polres Sumenep AKP Widiarti. (Zain/Dy )

 103 total views,  2 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of