UNGARAN, RPN – Wisata kuliner yang berlokasi di desa lerep,kecamatan Ungaran barat kabupaten Semarang sangat diperhitungkan bagi wisatawan baik dari dalam luar negeri maupun dalam negeri, Kepala Desa Sumaryadi menjelaskan bahwa tempat wisata yang di bangun ini menjadi icon wisata di desa lerep, mengambil budaya jaman dahulu dengan baju yang dikombinasikan dengan adat istiadat mewarnai keberagaman yang berlangsung, beberapa standar UMKM masyarakat desa lerep terangkat berkat kerjasama dengan ibu – ibu PKK, Karangtaruna desa.

Adapun beberapa makanan yang disajikan ada Gudeg, pecel, nasi iringan, es dawet, es cendol dan masih banyak lagi jajanan pasar ada disini dengan harga murah dan terjangkau.

Pengunjung memadati wisata kuliner yang ada setiap hari Minggu pon, kurang lebih 50an standar menjajakan makanan dan minuman,di arena lomba layang-layang yang mana pendaftaran gratis untuk peserta diminati dari semua kalangan dari anak anak, remaja sampai orang tua.

Kades Sumaryadi menjelaskan bahwa wisata kuliner ini untuk mengenalkan wisata daerah di desa lerep dan makanan yang disajikanpun dengan bahan bahan hasil bumi sektor pertanian dari hasil bumi desa lerep sendiri, perekonian yang terjadi sudah membaik dari pertanian,perikanan, usaha UMKM desa, kegiatan keagamaan, ya nggak menjadi pertimbangan kades kerepotan (Sumaryadi) bahwa kabupaten Semarang ini mempunyai banyak obyek wisata yang mana Bupati Semarang melalui Kadinas Pariwisata Kabupaten Semarang Ibu Dewi

Menjelaskan bahwa wisata kuliner Embung SEBLIGO ini memang unik dari wisata kuliner yang lain,pengunjung menukarkan uang dengan koin yang bernilai 5.000 sampai 20.000,tidak ada pembayaran uang cash disini yang ada pengunjung bisa menukar uang dengan coin berbahan kayu yang disediakan panitia

Pengunjung bisa memanfaatkan memancing di kolam anggota berukuran besar seperti waduk buatan, Disana ada ikan lele, bawal, gurami, nila .

Baca Juga :  Program TMMD Harus Memberikan Outcame Positif Untuk Masyarakat

Panorama eksotis di lereng gunung Ungaran tersebut menambah suasana makan siang eperti di alam dengan udara yang segar, wisata kuliner tidak menarik tiket masuk melainkan gratis, tidak ada biaya apa apa hanya cukup PP bayar makanan kuliner yang disajikan.

Tidak sedikit wisatawan dari luar kota berdatangan dengan iringi gamelan dan lagu tembang Jawa serta musik angklung. Konsep yang matang yang diberikan oleh Kades desa Lerep kepada masyarakat Kabupaten Semarang Pengunjung dari beberapa kota besar bisa menginap di Homestay yang ada di lingkungan sekitar wisata Embung Siblego dan harganya sangat murah serta terjangkau. (Edwindei)

 19 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of