Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib Ismail Bin Yahya bertindak selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019

Radar Post Nasional, PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib Ismail Bin Yahya bertindak selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dengan Komandan Upacara Mayor CPM Dedi Wahyu Ismanto yang dilaksanakan di Lapangan Olah Raga Sanaman Mantikei Palangka Raya (17/08/2019).

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI tahun 2019 Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dihadiri para Veteran/Pejuang, Wredatama, ASN, TNI/Polri, Forkopimda, Pimpinan OPD dan Dinas/Instansi Vertikal Tingkat Provinsi Kalteng, Pelajar dan Mahasiwa itu ditandai dengan Pengibaran Bendera Merah Putih oleh 73 orang Siswa-Siswi SMA terpilih dari 14 Kabupaten/Kota se-Kalteng dan Pembacaan Teks Proklamasi oleh Wakil Ketua DPRD Heriansyah, berlangsung tertib, lancar dan hikmad.

Seusai Upacara Peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Kalteng 2019, dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Habib Ismail Bin Yahya kepada para pemenang Lomba dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT Kemerdekaan RI 2019.

Lomba yang diselenggarakan oleh Panitia Peringatan HUT Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Kalteng 2019 itu antara lain Lomba Kebersihan Kantor dan Tangkas Terampil Koperasi Tingkat SMA se-Kalteng, pemeringkatan keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publik lingkup Pemprov, Kabupaten/Kota dan Instansi Vertikal serta Lomba Desa dan Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2019.

Sebelum Upacara Peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2019 yang dilaksakan Pukul : 09.00 WIB di lapangan Sanaman Mantikei Palangka Raya, juga dilaksanakan Upacara Bendera pada Pukul 07.000 WIB di lingkungan Sekretariat Daerah, OPD Provinsi, Instansi Vertikal, OPD Kabupaten/Kota dan di lingkungan SMA/SMK.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran dalam sambutannya menekankan beberapa hal yang menjadi perhatian pemerintah antara lain yang terkait Bonus Demografi, SDM, Kesehatan dan Gizi.

Baca Juga :  Sinergitas Babinsa bersama Bhabinkamtibmas kawal Pendistribusian Bantuan Sosial Tunai

Mengacu dari Data Bappenas, generasi milenial di Indonesia pada tahun 2015 sudah mencapai 84 juta jiwa atau sekitar 33 % dari 255 juta jiwa penduduk Indonesia saat itu. “Jumlah ini sudah mencapai 50 % dari penduduk usia produktif Indonesia dan jika tidak dipersiapkan dengan baik, bukan tidak mungkin mebludaknya generasi milenial tersebut bisa menjadi beban demografi, bukan lagi bonus demografi”,beber gubernur Sugianto Sabran dalam sambutan tertulis disampaikan Sekda Kalteng Fahrizal Fitri pada Upacara Bendera memperingati HUT Ke-74 Kemerdekaan RI 2019 lingkup Setda Kalteng di halaman kantor Gubernur Kalimantan Tengah yang diikuti seluruh PNS dan PPPK Setda Kalteng.

Sementara di Kalimantan Tengah berdasarkan Data BPS 2018 tercatat 1.798.040 jiwa adalah penduduk usia produktif atau 69,01 % dan selebihnya usia tidak produktif yakni usia 14 tahun ke bawah dan 65 tahun ke atas mencapai 30,99 % dari jumlah penduduk Kalteng 2.605.274 jiwa.

Bonus Demografi adalah penduduk dalam usia produktif sangat besar jumlahnya dibandingkan dengan penduduk yang tidak produktif. Bonus demografi dalam ekonomi kependudukan dimaknai sebagai keuntungan ekonomis yang disebabkan semakin besarnya jumlah penduduk produktif sebagai tabungan sehingga dapat dimanfaatkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi. “Namun harus difahami, bonus demografi bagaikan pedang bermata dua. Bisa menjadi berkah dan bisa juga menjadi bencana, tergantung  dari kesiapan dan strategi kita dalam menyikapinya”, tegas gubernur.

Apabila penduduk usia produktif yang besar itu tidak berkualitas dan tidak memiliki keunggulan kompetitif, dikhawatirkan meningkatkatnya berbagai masalah sosial seperti pengangguran, kemiskinan dan kriminalitas yang akan menambah beban negara. “Oleh karena itu bonus demografi harus dimanfaatkan seoptimal mungkin. Untuk mewujudkan modal manusia yang berkualitas itu memerlukan investasi Sumber Daya Manusia di bidang kesehatan dan pendidikan”, jelas Sugianto.

Baca Juga :  Gedung Kantor Lurah Bunta II Perlu Perhatian Pemerintah

Pembangunan sektor kesehatan dan pendidikan harus menyeluruh mulai dari kuantitas sarana dan prasana hingga kualitas pelayanan termasuk aksesibilitasnya untuk mencapai “SDM Unggul Indonesia Maju” yang mengandung dua pokok pikiran yang saling berkaitan dan bersinergi yaitu “SDM Unggul” dan “Indonedia Maju”.

Berkaitan dengan musim kemarau dewasa ini yang berdampak terjadinya kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan, Gubernur Sugianto Sabran meminta para Bupati/Walikota dan jajaran penyelenggara pemerintahan di daerah agar segera mengaktifkan Poko Terpadu Tingkat Kabupaten/Kota  hingga ke tingkat Kecamatan dan Kelurahan serta mencermati dan mewaspadai wilayah-wilayah yang rawan terjadinya kebakaran melalui deteksi dan pemadaman dini karhutla dengan mengerahkan sumber daya yang ada.

Rangkaian Peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan RI Tingkat Provinsi Kalteng tanggal 17 Agustus 2019 diakhiri dengan malam Syukuran di Istana Isen Mulang Palangka Raya. Syukuran tersebut dihadiri Veteran/Pejuang, Wredatama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pejabat TNI/Polri, Purna dan Anggota Paskibraka 2019

 4 total views,  1 views today

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of